Kilas Balik Pekan Komsos Nasional KWI di Keuskupan Manokwari-Sorong Bagian II

Hari Pertama
Ratusan orang muda katolik (OMK) Papua memenuhi ruang Aula Kampus Politeknik Sint Paul, Sorong, Papua, Selasa (12/5/2015) sejak pagi hingga sore di hari pertama Pekan Komunikasi Sosial Nasional Konferensi Waligereja Indonesia (PKSN-KWI). Selain dari wilayah Sorong, ada juga OMK yang berasal dari Kabupaten Aimas, Bintuni, Manokwari, Maybrat, Fak Fak, Kaimana, dan mahasiswa-mahasiswi STPK (Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik Santo Benediktus Sorong) yang tidak mewakili kabupaten.
120-an OMK ini mengikuti pelatihan jurnalistik sebagai kegiatan awal PKSN-KWI yang mendahului acara pembukaan yang hendak diawali dengan Ekaristi pada Selasa sore hari pukul 17.00 WIT.

misa pembukaan
Hingga esok atau selama dua hari para peserta dijejali dengan beragam materi tentang bagaimana menulis yang baik, meliput berita, wawancara, mengambil sudut berita juga belajar tentang memahami fotografi jurnalistik.
Dua narasumber ahli, pertama Mathias Hariyadi mantan wartawan Harian Kompas membawakan materi tentang jurnalistik dan Dosen Desain Grafis Institut Kesenian Jakarta Dionisisus Bowo membawakan sesi fotografi.
“Kami ingin agar teman-teman bisa menjadi mata dan perpanjangan tangan gereja dalam mewartakan kaar baik ke seluruh dunia lewat menulis di media khususnya media digital. Karena itu belajar menulis adalah wajib dan harus dimulai dari sekarang,”tegas Mathias Hariyadi.
Di sela pelatihan, peserta diajak untuk bergembira dengan joget dan menyanyi. Menurut Mathias, ini adalah cara agar anak muda bisa dengan mudah menerima apa yang diajarkan.

Misa Pembukaan Dipimpin Mgr. Datus Lega
Ekaristi pembukaan Pekan Komunikasi Sosial Nasional Konferensi Waligereja Indonesia (PKSN-KWI) di Gereja Katedral Kristus Raja, Sorong, Papua Barat berlangsung meriah, Selasa (12/5/2014). Ratusan umat Keuskupan Manokwari-Sorong dengan penuh hikmat dan suka cita merayakan misa konselebari dengan selebran utama Uskup Keuskupan Manokwari-Sorong, Monsinyur Hilarion Datus Lega.
Kemeriahan dan suka cita ini makin terasa mana kala lagu pembukaan dilantunkan oleh paduan suara dari gabungan orang muda katolik (OMK) Keuskupan Sorong. Setidaknya ada tujuh paroki dengan total peserta mencapai 140 orang.
Gema lagu-lagu dengan nada tinggi menelurkan decak kagum usai misa berlangsung. Jepretan foto dari panitia dan peserta yang kagum suara emas OMK serta ucapan selamat menjadi bukti bahwa latihan selama dua minggu (seminggu tiga kali) membuahkan hasil yang luar biasa.
Uskup dalam kotbahnya menyebut OMK sebagai tulang punggung kegiatan PKSN-KWI. Karena itu dia berharap, “perayaan hari komunikasi sosial nasional yang berlangsung sepekan ini semoga tidak hanya terasa selama minggu ini saja, melainkan juga terus menerus sepanjang tahun,”ujar Monsinyur dalam kotbahnya.
Komunikasi, menurut Monsinyur, menempatkan orang-orang pada satu titik temu (to meet). Titik temu ini lalu membuat satu sama lain saling menggapai (to reach) hingga akhirnya membawa orang-orang pada titik yang saling memperkaya diri (riching point). Hal yang sama juga dilakukan Allah yang menyampaikan pesan atau berita kepada umat manusia lewat Yesus Kristus. Di dalam Yesus lah titik temu itu terjadi hingga pada akhirnya memperkaya manusia sendiri dengan cinta.
Paus Fransiskus pada tahun ini menekankan pentingnya kebersama dalam keluarga, kata Monsinyur Datus, namun Keuskupan Manokwari – Sorong mewujudkan itu dengan memperkuat peran orang muda katolik (OMK). Sebagian besar aktivitas PKSN-KWI kali ini akan disesaki oleh anak-anak muda luar biasa dari berbagai tempat di Sorong.
Karena itu uskup berharap agar dengan tangan-tangan muda berbakat OMK, gema dari pesan Paus Fransiskus ini akan terus menggaung tidak hanya terbatas pada tanggal 12 sampai 17 Mei saja. “Semoga ini juga didukung oleh keluarganya masing-masing,”tegas Monsinyur Hilarion.
Uskup menegaskan pula agar prinsip-prinsip penting dalam berjumpa tetap terus dimaknai dalam hidup kita sehari-hari apalagi kalau dikaitkan dengan Tuhan sendiri. “Marilah meyakinkan diri bahwa Tuhan memberkati jalannya pekan komunikasi sosial nasional ini.”ujar Uskup menutup kotbah.

(Dikirim Oleh KOMSOS KWI)

1475 Total Views 2 Views Today
Romo Orys Christian

Romo Orys Christian

Sekretaris Keuskupan Weetebula

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *